Persebaya Surabaya Bertekad Patahkan Stigma

Persebaya Surabaya Bertekad Patahkan Stigma

bayaijo.comPersebaya Surabaya gagal memetik poin maksimal dalam partai kandang perdana Liga 1 musim ini.Ini seiring ditahan 1-1 oleh tamunya Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Gagal mengamankan poin maksimal di Stadion GBT memunculkan stigma Persebaya tampil grogi di depan pendukung sendiri, Bonek.Padahal, semestinya para pemain Bajul Ijo bisa termotivasi berlipat untuk meraih tiga poin.

Menanggapi hal tersebut, pemain yang sudah empat musim berseragam Persebaya, Irfan Jaya mengaku tidak mudah setiap melakoni laga kandang perdana.

Baca Juga: Inilah AlasanĀ  Irfan Jaya Tak Tertekan Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo !!!

“Sebetulnya secara mental biasa saja. Saya pribadi sejak beberapa musim di sini (Persebaya), laga awal memang agak sulit dan harus adaptasi dulu,” kata Irfan Jaya, Senin (9/3/2020).

Hal ini juga sempat membuat pemain asal Bantaeng itu bingung karena timnya gagal mengulang peforma luar biasa seperti saat di uji coba pra musim dan Piala Gubernur Jatim 2020 .

Di mana Persebaya menampilkan sepak bola menyerang yang cukup atraktif hingga meraih gelar juara Piala Gubernur Jatim 2020, Februari lalu.

“Dibilang grogi juga tidak, padahal di pra musim kita bermain sangat bagus. Tapi masuk ke liga berubah, mainnya berbeda seperti waktu di pra musim lalu,” aku Irfan Jaya.

Meski begitu, Irfan bertekad memutus stigma kurang apik tersebut saat menjamu Persipura Jayapura pada pekan ketiga Liga 1 2020 di Stadion GBT, Jumat (13/3/2020).

“Kita harus fokus lagi dan lebih baik dari pertandingan sebelumnya dan maksimalkan pertandingan kandang untuk dapat tiga poin,” jelas Irfan.

“Saya juga sependapat dengan coach Aji kalau mungkin tidak beruntung saja, kita tidak menang padahal punya banyak peluang tapi tidak bisa dikonversi jadi gol,” terang Irfan Jaya.

Kiper Persebaya Angga Saputra menilai, akan sangat luar biasa bila bisa bermain di hadapan puluhan ribu Bonek yang memadati Stadion GBT. Meski kesempatan itu belum bisa diperoleh oleh Angga.

Sebab pada pekan pertama, Rivky Mokodompit menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang Bajul Ijo.

“Secara mental saya sudah siap. Malah saya senang kalau ada suporter,” ujar kiper yang musim lalu berseragam Tira Persikabo ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *